Pentingnya Belajar Bahasa Arab bagi Setiap Muslim

Pentingnya Belajar Bahasa Arab bagi Setiap Muslim

Posted by on Jan 18, 2019 in Berita

Ada segudang ilmu yang tersebar di dunia ini yang bisa dipelajari oleh setiap manusia. Meski demikian, ternyata tidak semua ilmu itu baik dan penting untuk dipelajari. Karena ada ilmu yang membuat orang yang mempelajarinya justru terjerumus ke dalam jurang dosa dan kemaksiatan.

Maka dari itu ada do’a yang indah yang selalu kita sebut agar selalu diberikan ilmu yang bermanfaat, yaitu:

مُتَقَبَّلاً وَعَمَلاً طَيِّبًا وَرِزْقًا نَافِعًا عِلْمًا أَسْأَلُكَ إِنِّى اللَّهُمَّ

“Ya Allah, aku memohon pada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amalan yang diterima” (HR. Ibnu Majah no. 925, shahih)

Lalu sebagai umat Islam, ilmu apakah yang paling penting untuk dipelajari dan paling bermanfaat untuk kehidupan? Tentu saja jawabannya adalah Al-Qur’an dan Al-Hadits.

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di penghujung hayat beliau “Aku tinggalkan untuk kalian dua perkara [pusaka]. Kalian tidak akan tersesat selama-lamanya selagi kalian berpegang teguh pada keduanya, yaitu Kitab Allah (Alquran) dan sunah Rasul.” (HR Malik, Muslim dan Ash-hab al-Sunan).

Kita tahu bahwa Rasulullah tidaklah mewariskan harta kepada umat yang ditinggalkannya, melainkan hal yang lebih berharga daripada itu yakni ilmu. Ilmu yang merupakan kumpulan wahyu Allah subhanahu wa ta’ala sebagai panduan hidup manusia yang tertuang dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits.

Dari sini dapat kita pahami bahwa Al-Qur’an dan Al-Hadits adalah dua hal yang menjadi warisan ilmu yang wajib dipelajari oleh setiap umat Islam. Dengan berpegang teguh pada dua hal tersebut maka kita sebagai umat Islam akan tetap dapat menjalani kehidupan ini dengan baik sesuai dengan ajaran syari’at meski tanpa kehadiran fisik Rasulullah di tengah-tengah kita.

Pentingnya Bahasa Dalam Menuntut Ilmu

Sebuah pepatah mengatakan bahwa bahasa adalah kunci untuk menuntut ilmu. Ya, tentu saja! Seseorang tentu akan lebih mudah dalam memahami suatu ilmu jika menguasai bahasa yang digunakan. Pemahaman bahasa akan sangat mendukung dalam penyampaian ilmu agar esensi ilmu yang dipelajari lebih tepat dan sesuai dengan maknanya.

Lalu bagaimana caranya agar kita dapat mempelajari Al-Qur’an dan Al-Hadits dengan baik?

Mungkin sebagian Muslim mencukupkan diri dengan membaca terjemahannya dan/atau menanyakan fatwa tentang perkara-perkara agama pada para da’i. Hal itu tentu baik, namun alangkah lebih utama jika setiap Mulim berusaha memahami ilmu yang terkandung dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits dengan lebih mendalam melalui bahasa yang digunakan dalam kitab-kitab tersebut, yakni Bahasa Arab.

Menurut para ahli bahasa dan ahli tafsir, Bahasa Arab adalah bahasa yang memiliki makna yang kompleks dan bisa menghasilkan berbagai variasi terjemahan dan tafsiran. Beragam terjemahan dan tafsiran dari Al-Qu’an dan Al-Hadis tersebut tentu berisi sejumlah ilmu yang bermanfaat.

Harapannya, dengan mempelajari bahasa Arab yang digunakan dalam kitab suci, akan mengantarkan kita pada pemahaman syari’at Islam yang lebih baik.

Hikmah Diturunkannya Al-Qur’an dalam Bahasa Arab

Mungkin banyak dari umat Muslim terutama yang berasal dari negara yang tidak menggunakan bahasa Arab akan bertanya-tanya “Kenapa sih Al-Qur’an berbahasa Arab? Kalau berbahasa Indonesia mungkin akan lebih mudah kita mengerti”

Tentu saja kita sebagai manusia tidak bisa menebak kehendak Allah subhanahu wa ta’ala dengan pasti. Namun, untuk menjawab pertanyaan tersebut, Allah memberikan petunjuk kepada kita melalui sejumlah hikmah diturunkannya Al-Qur’an dalam Bahasa Arab. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak penjelasan berikut ini:

1. Bahasa Arab adalah bahasa terbaik di muka bumi

Allah menjadikan Bahasa Arab sebagai bahasa yang terbaik yang pernah ada. Sebagaimana firman Allah dalam Q.S Yusuf ayat 2, yaitu:

تَعْقِلُونَ لَعَلَّكُمْ عَرَبِيًّا قُرْآنًا أَنْزَلْنَاهُ إِنَّا
“Sesungguhnya Kami telah jadikan Al-Quran dalam bahasa Arab supaya kalian memikirkannya.” (QS. Yusuf [12]: 2)

Ibnu Katsir rahimahullah memberikan penjelasan terhadap ayat tersebut yakni: Bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas, dan paling banyak pengungkapan maknanya. Allah menurunkan kitab suci Al-Qur’an yang paling mulia tentu saja dengan menggunakan bahasa yang paling mulia pula.

2. Bahasa Arab adalah bahasa yang al-Mubin dan memiliki derajat yang lebih tinggi

Bahasa yang al-Mubin artinya adalah bahasa yang bisa menjelaskan. Sebagaimana firman Allah dalam Q.S Asy-Syu’ara ayat 195

مُبِينٍ عَرَبِيٍّ بِلِسَانٍ

“(Al-Qur’an) itu turun dengan Bahasa Arab yang mubin

Menurut Ibnu Faris, seorang ulama bahasa. Beliau mengatakan bahwa ketika Allah memilih bahasa Arab untuk menyampaikan firman-Nya maka hal itu berarti Allah memberikan petunjuk bahwa bahasa Arab adalah bahasa yang lebih tinggi derajatnya di antara bahasa-bahasa lainnya.

3. Al-Qur’an didakwahkan oleh Rasulullah dengan bahasa Arab

Sebagaimana ditegaskan pada firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam Q.S. Asy-Syu’ara ayat 192 sampai 195.

(195)مُبِينٍ عَرَبِيٍّ بِلِسَانٍ (194) الْمُنْذِرِينَ مِنَ لِتَكُونَ قَلْبِكَ عَلَى (193) الْأَمِينُ الرُّوحُ بِهِ نَزَلَ  (192) الْعَالَمِينَ رَبِّ لَتَنْزِيلُ وَإِنَّهُ

“Dan sesungguhnya Al-Qur’an ini benar-benar diturunkan oleh Pencipta Semesta Alam,  dia dibawa turun oleh Ar-ruh Al-Amin (Jibril) ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy-Syu’ara [26]: 192-195)

Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah menjelaskan ayat tersebut bahwa Bahasa Arab adalah bahasa yang paling mulia, yang merupakan bahasa yang digunakan oleh Rasulullah sebagai orang yang diberi wahyu, serta Rasulullah diminta untuk mendakwahkannya dalam Bahasa Arab kepada masyarakat yang menggunakan Bahasa Arab pula.

Penjelasan tambahan dari Syaikh Ibnu Taimiyah rahimahullah adalah bahwa Allah menurunkan risalah-Nya dalam Bahasa Arab dan memilih generasi awal pemeluk agama Islam (assabiqunal awwalun) dan para salafushshaleh dari kalangan orang-orang yang berkomunikasi dengan Bahasa Arab.

Tentu saja ada hikmah yang besar di balik ditetapkannya semua hal tersebut, bahwa kombinasi berbagai keutamaan terangkum di dalamnya. Kitab mulia diwahyukan kepada orang yang mulia pula dalam bahasa yang tentu saja mulia.

Dari sini dapat pula kita pahami tentang perlunya pembiasaan berkomunikasi dalam Bahasa Arab. Tujuannya untuk mempermudah kaum muslimin memahami agama yang Allah turunkan dan menegakkan syari’at Islam.

4. Bahasa Arab adalah bahasa yang tua dan terjaga dari kepunahan

Kita tentu menyadari bahwa ada ratusan bahkan ribuan bahasa yang dipakai manusia untuk berkomunikasi di muka bumi ini. Sebagian dari bahasa-bahasa itu ada yang sudah dipakai sejak lama dan ada pula yang merupakan bahasa yang baru ditemukan.

Sejumlah bahasa yang umurnya tua telah mengalami kepunahan dan tidak digunakan lagi. Sedangkan bahasa yang baru cenderung miskin kosa kata dan tidak dikenal di masa lalu. Hal ini tidak berlaku pada Bahasa Arab. Bahasa Arab merupakan bahasa yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan terus dipakai hingga saat ini.

Pentingnya Mempelajari Bahasa Arab

Setelah kita mengetahui hikmah diturunkannya Al-Qur’an dalam bahasa Arab, maka semakin jelaslah bahwa mempelajari Bahasa Arab adalah hal yang penting bagi setiap muslim.

Seorang muslim yang berasal dari negara yang tidak menggunakan bahasa Arab dalam kesehariannya tentu menghadapi tantangan yang lebih besar dalam mempelajarinya. Oleh karena itu, diharapkan untuk menjadikan belajar Bahasa Arab sebagai prioritas dengan meluangkan waktu khusus dan serius dalam mempelajarinya.

Berikut ini adalah beberapa hal yang menjadikan belajar Bahasa Arab itu penting,  di antaranya:

  1. Bahasa Arab adalah syi’ar kaum muslimin

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menuliskan dalam kitab Iqtidha’ Shirath Al-Mustaqim. Bahwa وَأَهْلِهِ الإِسْلاَمِ شِعَارُ العَرَبِي اللِّسَانُ

Yang artinya “Bahasa Arab adalah syi’ar Islam dan syi’ar kaum muslimin”

  • Memudahkan mengamalkan isi Al-Qur’an

Oleh karena Al-Qur’an dituliskan dalam bahasa Arab, maka dengan mempelajari bahasa Arab akan membuat setiap muslim lebih mudah dalam menghafalkan, memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan. Selain itu, akan lebih mudah pula dalam memahami sabda-sabda Rasulullah yang tertuang dalam berbagai hadits.

  • Lebih mudah menggali ilmu secara langsung pada ulama

Ada sejumlah ulama besar di dunia yang memiliki pemahaman yang luas terhadap agama Islam. Mayoritas ulama besar tersebut berkomunikasi dengan bahasa Arab dan menuliskan kitab-kitabnya dalam bahasa Arab. Dengan memahami bahasa Arab, maka setiap Muslim akan lebih mudah menuntut ilmu agama pada ulama-ulama tersebut.

  • Bahasa Arab dapat melembutkan hati dan menentramkan jiwa

Bahasa Arab adalah bahasa yang memiliki nilai sastra yang sangat baik dan merupakan bahasa yang indah. Selain itu, Bahasa Arab memiliki sejumlah kosa kata yang dapat menentramkan jiwa, maka dengan mempelajarinya maka jiwa kita turut menjadi tentram.

  • Bahasa Arab adalah bahasa yang lurus dan mudah dipahami

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam Q.S. Az Zumar ayat 28 yang artinya “(Ialah) Al-Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” 
Oleh karena lurusnya bahasa Arab maka akan lebih mudah menerapkan hukum bagi manusia dengan menggunakan bahasa tersebut.

  • Bahasa Arab adalah bagian dari agama

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata “Dan sesungguhnya Bahasa Arab adalah bagian dari agama. Sehingga hukum untuk mempelajarinya adalah wajib, karena memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah adalah wajib sedangkan untuk memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah hanya bisa dilakukan dengan memahami bahasa Arab.

Adapun hukum wajib yang dimaksudkan di dalam mempelajari bahasa Arab terbagi menjadi dua jenis yakni fardhu ‘ain dan fardhu kifayah.

Imam Syafi’i rahimahullah menjelaskan bahwa adalah wajib bagi setiap Muslim untuk mempelajari bahasa Arab sekuat kemampuannya.

Akibat Tidak Memahami Bahasa Arab

Semangat untuk mempelajari bahasa Arab di kalangan umat Islam dinilai masih sangat kurang, padahal ada hal yang sangat berbahaya mengancam bagi mereka yang tidak memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan Bahasa Arab yang baik dan benar. Bahaya yang paling besar yang bisa terjadi adalah terjebak dalam pemahaman yang sesat.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa ada ribuan aliran sesat di dunia ini yang mengatasnamakan Islam. Munculnya berbagai paham aliran sesat ini sejatinya berawal dari kekeliruan dalam memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan baik. Mereka menerjemahkan dan menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits dengan serampangan dan tanpa melalui pemahaman kaidah bahasa Arab yang baik dan benar.

Selain itu, orang-orang yang mudah terpengaruh untuk mengikuti aliran sesat tersebut adalah orang-orang yang pemahaman agamanya kurang, ditambah lagi mereka tidak mengerti bahasa Arab.

Maka menjadi hal yang harus kita waspadai sebagai seorang Muslim agar tidak terjebak pada aliran-aliran sesat yang ada. Dengan memohon perlindungan pada Allah dan berikhtiar untuk mempelajari Al-Qur’an dan As-Sunnah melalui bahasa Arab yang baik dan benar.

Memulai untuk Belajar Bahasa Arab

Setelah membaca serangkaian penjelasan di atas, maka tentu saja tidak ada alasan lagi bagi seorang muslim untuk menolak mempelajari Bahasa Arab. Bahkan diharapkan agar semua umat Islam tergugah dan bersemangat untuk mempelajari Bahasa Arab dengan serius dan konsisten.

Namun demikian, keinginan untuk mempelajari Bahasa Arab kadang kala tidak didukung oleh fasilitas dan media pembelajaran yang memadai. Banyak dari umat Islam yang mengaku kesulitan untuk belajar bahasa Arab dengan serius dan konsisten karena berbagai alasan teknis, seperti : tidak memiliki guru, tidak punya waktu atau bahkan tidak tahu harus memulai dari mana.

Melalui tulisan ini, kami ingin berbagi solusi untuk setiap umat Muslim, terutama di Indonesia. Mengingat Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, maka kami memiliki harapan yang besar agar umat muslim Indonesia mampu menciptakan gelombang semangat dalam mempelajari Bahasa Arab.

Belajar Bahasa Arab dengan Cara yang Menyenangkan

Sebenarnya, ada berbagai macam cara untuk mempelajari Bahasa Arab, baik melalui buku-buku pelajaran Bahasa Arab maupun melalui sejumlah kursus bahasa. Selain itu, ada pilihan lain yang dapat Anda tempuh yakni dengan mengikuti kelas Bahasa Arab Online.

Ada sejumlah kelebihan mengikuti kelas Bahasa Arab Online yakni dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya perjalanan Anda.

Kabar baiknya adalah dengan dukungan teknologi, kelas Bahasa Arab Online kini dapat dijalankan dengan cara yang lebih baik lagi melalui sebuah aplikasi belajar Bahasa Arab yang dikembangkan oleh Media Usaha AlKaustar. Aplikasi yang diluncurkan olehanak usaha Yayasan Daarul Qur’an Al Kautsar Cibinong ini dapat menjadi media alternatif pembelajaran Bahasa Arab untuk umat muslim Indonesia.

Aplikasi ini bernama Lughoty. Dapat Anda unduh dengan mudah di ponsel pintar Anda sehingga Anda dapat mempelajari Bahasa Arab kapan dan dimanapun Anda berada dengan waktu yang dapat Anda tentukan sendiri.

Aplikasi Lughoty ini  menawarkan sebuah terobosan belajar Bahasa Arab dengan cara yang menyenangkan. Materi yang diajarkan dalam aplikasi ini adalah materi dasar yang dapat Anda kuasai dengan mudah dan menjadi pondasi Anda dalam mempelajari Bahasa Arab yang lebih rumit.

Mengapa kami sebut “terobosan yang menyenangkan”? Sebab Aplikasi Lughoty ini tidak hanya berisi pelajaran yang monoton melainkan dikemas dalam permainan yang seru yang membuat penggunanya dapat menikmati belajar bahasa Arab tanpa harus dirundung rasa bosan.

Selain itu, di Aplikasi Lughoty ini tersedia pula sejumlah video yang berisi materi pembelajaran. Yang disampaikan oleh ustadz Bahasa Arab yang telah berpengalaman dengan penjelasan yang mudah dipahami.

Dan bagi anda yang yang ingin belajar lebih intensif dapat mengikuti group WhatsApp, yang disediakan Lughoty, untuk berdiskusi dengan ustadz pembimbing dan melaporkan hasil tugas yang diberikan dalam video.

Dengan adanya aplikasi Lughoty ini, maka Anda tidak perlu bertanya-tanya lagi ingin memulai belajar Bahasa Arab dari mana. Karena jawabannya sudah ada : Mulailah dengan Lughoty!

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *